SURAT UNTUKKU DI MASA DEPAN  

Posted by: Langit Pelangi in

Untuk aku di tahun 2015

Assalamu’alaikum. Apa kabar kamu? Mudah-mudahan Allah selalu memberi kemudahan dalam setiap jalan yang kamu ambil di waktumu, di masa depan. Amin.

Hey, jika dihitung dari sekarang, seharusnya kamu sudah menyandang gelar Sarjana Komunikasi Islam, betul kah? Sudah mendapat pekerjaan yang cocok kah? Ah, aku tahu kamu pasti sedang berusaha keras mencari pekerjaan di sana. Untuk seorang sarjana yang baru saja lulus pasti kamu sangat sibuk mencari pekerjaan. Yah, masalah sama yang selalu dijumpai para sarjana setiap tahun. Tapi aku harap, dan keluarga kita berharap kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok denganmu, apa pun itu. Mudah-mudahan. Aku selalu berdoa dan berusaha untukmu di sini. Aku sungguh penasaran, di masa depan nanti aku akan jadi apa, apakah sesuai dengan ranah yang kita ambil di tempat kuliah kita ataukah tidak. Allah tentu sangat misterius mengenai apa yang sudah DIA tulis dan siapkan di masa depan.

Bagaimana kabar ayah dan ibu di sana? Mudah-mudahan mereka bangga pada anak bungsunya ini. Setelah sekitar empat tahun lamanya menunggu, mereka bisa melihat kamu lulus kuliah dan mengenakan baju keagungan para wisudawan. Akhirnya kamu juga bisa menyusul ketiga kakak kita yang sudah terlebih dahulu menyelesaikan pendidikan mereka. Aku yakin senyum mereka merekah saat melihatmu berdiri di hadapan semua orang dan menyampaikan kata-kata yang biasa para sarjana baru ucapkan di atas podium. Aku bisa membayangkan bagaimana mereka tersenyum saat kamu mengecup tangan mereka. Apa yang paling membahagiakan selain melihat ukiran senyum di wajah orang tua kita, benar kan? Hmm, aku benar-benar tidak sabar menjadi aku di masa depan.

Setiap tahun, setiap kali para sarjana kita wisuda dan begitu keren mengenakan toga, aku selalu membayangkan aku mengenakannya juga. Mereka sangat keren. Membayangkan berada di antara mereka membuatku selalu bernafsu untuk melahap waktu di sini setiap tahunnya. Kamu ingat dengan teman-teman kita yang sudah mendahului kita menjadi sarjana? Terkadang aku iri melihat mereka mendahului kita. Tapi aku pikir semua mahasiswa juga pasti akan mendapatkan gilirannya wisuda, termasuk kita. Yah, yang bisa aku lakukan sekarang adalah terus belajar menjadi mahasiswa yang baik, demi kita, demi orang tua kita dan demi orang lain yang mendoakan kita.

 Hari ini [26 Maret 2012] aku masih menyisakan beberapa tugas kuliah dan artikel untuk majalah di kampus kita. Kamu tentu masih ingat bagaimana waktu itu kamu begitu lahap menyelesaikan tugas-tugas kuliah dan reportase-mu sekaligus. Masa-masa seperti inilah pasti yang paling berkesan untukmu di masa depan. Apa yang ku lakukan hari ini pastinya tidak lebih berat dari apapun yang akan ku kejar dan ingin kamu raih di waktumu. Saat ini aku menyadari bahwa jalanku masih begitu panjang. Masih banyak sisa-sisa perjuangan yang harus diteruskan. Tapi aku yakin, dengan kerja kerasku hari ini, kamu di sana akan mendapatkan hasil dari apa yang aku lakukan sekarang. Betul kan?

Oke, sepertinya aku harus kembali ke rutinitasku sebagai mahasiswa. Beberapa lembar halaman kertas tugas kuliah begitu setia menungguku sedari tadi. Baik-baiklah di sana. Aku di masa ini akan menulis semua tentangmu, tentang aku di masa depan, agar kau selalu ingat apa yang sudah kau lewati, entah sedih, bahagia, takut atau kecewa. Sampaikan salamku juga untuk ayah, ibu dan kakak-kakak kita di sana. Aku akan selalu berdoa untuk kita dan mereka yang mendoakan kita.

Wassalamu'alaikum..

This entry was posted on 09.04 and is filed under . You can leave a response and follow any responses to this entry through the Langganan: Posting Komentar (Atom) .

0 komentar

Posting Komentar